Banjarbaru (Kemenag Balangan) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan melalui Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Drs. H. Wahid Noor Fajeri bersama Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Drs. H. Saiful Hadi, M.M menghadiri pembukaan Ajang Kreasi Raudhatul Athfal (RA) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (08/04/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ajang Kreasi RA merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam membentuk karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Ajang Kreativitas RA ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah untuk memacu potensi, kreativitas, serta membentuk karakter anak yang percaya diri, sportif, dan berakhlak mulia sejak dini,” ujarnya.
Tambrin juga menegaskan bahwa pendidikan pada jenjang RA merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga perlu didukung dengan berbagai kegiatan edukatif yang selaras dengan pembelajaran berbasis karakter dan kurikulum cinta.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Ajang Kreasi RA tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi dibuka," pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, H. Wahid Noor Fajeri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
“Ajang ini menjadi ruang yang sangat baik bagi anak-anak RA untuk mengekspresikan potensi dan kreativitas mereka. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti percaya diri, kebersamaan, dan sportivitas sejak usia dini,” ungkapnya.
Wahid juga berharap seluruh peserta dari Kabupaten Balangan dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta mampu memberikan penampilan terbaik sebagai representasi daerah.
“Semoga anak-anak kita dapat tampil optimal, menjaga semangat, dan membawa hasil terbaik. Yang terpenting adalah pengalaman dan pembentukan karakter yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” imbuhnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 91 peserta yang terdiri dari 78 peserta didik RA dari 13 kabupaten/kota serta 13 peserta guru yang mengikuti lomba bercerita. Ajang ini mempertandingkan berbagai cabang lomba seperti mewarnai, hafalan surah pendek, hafalan hadis, bercerita, hingga seni kreatif lainnya yang berorientasi pada pengembangan karakter dan potensi anak.
Penulis: Uswah
Foto: Kontri

0 Comments