Paringin (Kemenag Balangan) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Dr. Hj. Nahdiyatul Husna, S.Pd.I., M.M secara resmi membuka kegiatan Sharing Session & Simulasi CAT: Sinergi Guru Madrasah Berprestasi Menuju Adaptasi Digital yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer Universitas Sapta Mandiri, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kompetensi digital guru madrasah yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Balangan bekerja sama dengan Universitas Sapta Mandiri.
Dalam sambutannya, Hj. Nahdiyatul Husna menyampaikan apresiasi atas inisiatif PGM Indonesia dalam mendorong peningkatan kapasitas guru madrasah, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah awal yang sangat strategis dalam menyiapkan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kegiatan hari ini adalah langkah awal yang sangat baik. Guru madrasah tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital yang terus bergerak cepat,” ujarnya.
Hj. Husna juga mengapresiasi dukungan Universitas Sapta Mandiri yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
"Kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan tenaga pendidik madrasah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah," terangnya.
Lebih lanjut, Hj. Nahdiyatul Husna menyoroti pentingnya penguasaan teknologi, terutama dalam menghadapi sistem berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang ke depan akan semakin luas diterapkan. Ia mengingatkan bahwa seluruh tenaga pendidik harus mulai membiasakan diri dengan sistem digital, mengingat transparansi dan kemudahan akses informasi menjadi tuntutan zaman.
“Sekarang semuanya serba digital. Nilai siswa bisa diakses secara langsung oleh orang tua. Artinya, kita sebagai guru harus siap dan mampu mengikuti perkembangan tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hj, Nahdiyatul Husna turut mendorong para guru untuk tidak takut menghadapi teknologi. Ia menegaskan bahwa tidak ada hal yang sulit selama ada kemauan untuk belajar dan berinovasi dalam memberikan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
“Jangan takut dengan laptop atau CAT. Tidak ada yang sulit, yang penting ada kemauan untuk belajar. Tujuan kita sama, menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik,” pungkasnya.
Selanjutnya kegiatan dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Balangan Edy Junaedy dan Rektor Universitas Sapta Mandiri Abdul Hamid, S.Kom., M.M., M.Kom yang disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Balangan.
Penulis: Uswah
Foto: Uswah

0 Comments