Ka.Kankemenag: Pembangunan Daerah Harus Sentuh Moral dan Kehidupan Beragama Masyarakat



 

Paringin (Kemenag Balangan) – Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Dr. Hj. Nahdiyatul Husna, S.Pd.I., M.M dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan ke-7, 8, dan 9 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 bukan sekadar formalitas seremonial. Di tengah dinamika pembangunan daerah yang kerap menuai kritik, forum ini menjadi momentum penting dalam menegaskan arah kebijakan strategis yang dinilai akan menentukan wajah Balangan ke depan.

 

Bertempat di Aula DPRD Kabupaten Balangan, Selasa (31/03/2026), rapat paripurna tersebut menghasilkan persetujuan bersama terhadap empat rencana pembangunan daerah. Namun demikian, berbagai pihak masih menaruh harapan besar agar dokumen yang disepakati tidak berhenti pada tataran perencanaan semata, melainkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat secara konkret.

 

Kehadiran Dr. Nahdiyatul Husna dalam forum tersebut dipandang sebagai representasi Kementerian Agama yang memiliki peran penting dalam memperkuat dimensi moral dan sosial dalam pembangunan. Ia menilai bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh nilai-nilai keagamaan dan integritas masyarakat.

 

“Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi semata. Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil juga berdampak pada peningkatan kualitas moral dan kehidupan beragama masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat paripurna harus diiringi dengan komitmen nyata dari seluruh pihak untuk mengawal implementasinya di lapangan.

 

“Kesepakatan hari ini bukan akhir, justru awal dari tanggung jawab besar. Kita berharap empat rencana pembangunan ini benar-benar diimplementasikan secara konsisten dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” tegasnya.

 

Rapat yang dihadiri unsur legislatif dan eksekutif tersebut dinilai membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang semakin luas. Sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga berkarakter dan berkeadilan.

 

Penulis: Uswah

Foto: Uswah

Related Posts

Post a Comment

0 Comments