Ka.Kankemenag: Public Speaking Jadi Bekal Penyuluh Sampaikan Pesan Keagamaan

 


Paringin (Kemenag Balangan) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan, Dr. Hj. Nahdiyatul Husna, S.Pd.I., M.M., membuka secara resmi Pelatihan Public Speaking dengan tema “Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kualitas Dakwah melalui Efektivitas Public Speaking” yang digelar Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Balangan di Aula PLHUT Kemenhaj Kabupaten Balangan, Selasa (11/08/2026).

 

Dalam sambutannya, Hj. Husna mengapresiasi inisiatif IPARI Kabupaten Balangan yang telah menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan public speaking tidak sekadar meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi menjadi bagian penting dalam memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat.

 

"Kegiatan hari ini merupakan momentum yang luar biasa. Para penyuluh mempunyai inisiatif, kreativitas, dan keinginan untuk menjadi penyuluh yang lebih baik, sebagai penyampai pesan Kementerian Agama kepada masyarakat Kabupaten Balangan," ujarnya.

 

Hj. Husna menilai peran penyuluh agama sangat strategis karena keberadaannya bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. Penyuluh tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga dapat berperan sebagai mediator, penyeimbang, serta tempat masyarakat menyampaikan berbagai persoalan.

 

"Baik tidaknya Kementerian Agama di masyarakat itu ada pada Bapak-Ibu penyuluh. Karena itu, kami sangat mengharapkan peran yang optimal, kreativitas, dan kedisiplinan dari Bapak-Ibu semua," tegasnya.

 

Hj. Husna kemudian menekankan pentingnya disiplin, terutama dalam menghargai waktu. Menurutnya, kemampuan dan kompetensi yang dimiliki seorang penyuluh akan semakin bermakna apabila dibarengi dengan komitmen dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

 

"Kalau kita ingin maju, ingin hebat, hargai waktu. Kalau kita ingin sukses, hargai waktu. Karena waktu itu sangat berharga. Orang yang disiplin akan mampu memanfaatkan waktunya dengan baik," katanya.

 

Lebih lanjut, Hj. Husna berharap kegiatan yang diinisiasi IPARI tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas penyuluh secara berkelanjutan. Ia ingin penyuluh agama Kabupaten Balangan mampu menunjukkan peran dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

 

"Saya berharap di tangan-tangan dingin Bapak-Ibu, Kementerian Agama Kabupaten Balangan bisa menjadi satu sampel dan percontohan bahwa penyuluh punya harga, punya makna, dan punya arti bagi masyarakat," ungkapnya.

 

Terakhir Hj. Husna mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus IPARI Kabupaten Balangan atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

"Semoga melalui kegiatan ini Bapak-Ibu menjadi penyuluh yang lebih baik, lebih profesional, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat. Semoga seluruh kegiatan ini mendapat keberkahan dari Allah SWT," pungkasnya.

 

Penulis: Uswah

Foto: Uswah

Related Posts

Post a Comment

0 Comments